MAN 19 Jakarta Gelar Upacara HUT RI Ke- 72 Tahun 2017

Jakarta, 17/08-2017 (Humas MAN 19 Jakarta)

Kamis, 17 Agustus 2017, MAN 19 Jakarta mengadakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017. Upacara ini dilaksanakan di lapangan MAN 19 Jakarta bergabung dengan Mts.N 13 Jakarta. Upacara dihadiri oleh seluruh siswa MAN 19 Jakarta yang berjumlah 711 siswa, 62  guru dan karyawan serta para guru dan karyawan serta siswa-siswi Mts.N 13 Jakarta. Petugas upacara yaitu siswa-siswi MAN 19 Jakarta, sedangkan pasukan bendera merupakan gabungan dari siswa-siswi MAN 19 Jakarta dan Mts.N 13 Jakarta. Bertindak sebagai Pembina upacara adalah kepala MAN 19 Jakarta, DR. Mohammad Yasin, M.Pd.Continue reading

Pencetakan Kartu Tes Seleksi PPDB

PENGUMUMAN PENTING

Kepada Peserta PPDB MADRASAH ALIYAH yang dinyatakan LULUS SELEKSI TAHAP-1 dan telah mencetak Kartu tes Sebelum Hari Rabu (24 Mei 2017) pukul 10:00 WIB, diharapkan untuk mencetak ulang kembali Kartu Tes PPDB karena ada penyesuaian Jadwal Tes PPDB. Kartu Tes PPDB yang dicetak sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.

klik Login untuk masuk ke aplikasi PPDB online.

Perkenalkan Visi Misi Madrasah, MAN 19 Gelar Sosialisasi Program Madrasah

visi-misi

Jakarta, 4/10-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Sabtu, 1 Oktober 2016, MAN 19 Jakarta mengadakan kegiatan Sosialisasi Program Madrasah Aliyah Negeri 19 Jakarta Tahun Pelajaran 2016-2017 Kelas X. Kegiatan ini dihadiri Kepala Madrasah, Ka. Tata Usaha, para wakil, wali kelas dan pengurus Komite MAN 19 Jakarta serta orang tua/ wali murid kelas X yang berjumlah sekitar 170 orang dari 248 orang.

Dalam sambutannya, DR. Mohammad Yasin, M.Pd, kepala Madrasah Aliyah Negeri 19 Jakarta menyampaikan tujuan pertemuan pada acara sosialisasi tersebut. Tujuannya yaitu mengenali: 1)lingkungan madrasah, 2) profil, dan budaya serta kultur madrasah, 3) program Madrasah, 4) program wajib belajar 12 tahun, 5) layanan pendididikan berkualitas, dan 6) memperkenalkan peran serta madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.Continue reading

MAN 19 Ikut Lomba OSN di Fakultas MIPA UNJ

osn

Humas MAN 19 Jakarta — Pada hari Sabtu, tanggal 1 Oktober 2016, Siswa MAN 19 Jakarta mengikuti Olimpiade Biologi dan Fisika yang diadakan oleh Fakultas MIFA Universitas Negeri Jakarta (UNJ) . Lomba ini diikuti oleh 1024 peserta yang berasal dari SMA Negeri dan Swasta dan MA sederajat se Indonesia yang dibagi menjadi 6 region. Madrasah Aliyah Negeri yang ikut di region Jabodetabek yaitu MAN 3, MAN 4,MAN 19 Jakarta, dan MAN Insan Cendekia Serpong. Yang lainnya berasal dari SMA Negeri dan Swasta se . Jabodetabek, tidak asing lagi SMA 8 dan SMA Penabur.

Sudah 2 tahun berturut-turut MAN 19 Jakarta mengikutsertakan siswa-siswinya dalam Olimpiade yang diadakan Fakultas MIFA UNJ ini. Tahun lalu (2015) MAN 19 mengikuti 2 bidang lomba yaitu biologi dan kimia. Untuk biologi, siswi MAN 19 Jakarta tembus ke semi-final dari 800-an peserta diambil 25 besar atas nama Devi Nur Alawiyah dan masuk ke urutan ke 16. Sayangnya MAN 19 Jakarta belum masuk ke Final karena diambil hanya 5 peserta dari 25 orang peserta. Walaupun belum mendapat juara, MAN 19 Jakarta merasa bangga karena dapat tembus menjadi peringkat 16. Untuk tahun 2016, MAN 19 Jakarta mengikuti olimpiade biologi dan fisika. Biologi mengirim 2 siswa : putra dan putri. Untuk Fisika mengirimkan 4 peserta, seluruhnya putri.

Tahun 2016 ini, dari 1024 peserta olimpiade tersebut akan diambil 30 peserta untuk masuk ke semi-final. Pengumuman yang lolos pada babak semi – final ini akan diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2016.

Tujuan MAN 19 Jakarta ikut serta dalam Olimpiade tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Memperkenalkan eksistensi madrasah terutama MAN 19 Jakarta di lingkungan dunia luar (selain madrasah)
  2. Memberikan kesempatan kepada siswa siswi MAN 19 Jakarta untuk mendapatkan pengalaman mengikuti olimpiade tingkat nasional dan pada akhirnya nanti akan termotivasi untuk selalu meningkatkan kompetensinya
  3. Sertifikat keikutsertaan dalam olimpiade punya point besar untuk siswa dalam SNMPTN undangan
  4. Selain siswa, untuk tahun 2016 ini guru pendamping juga mendapatkan sertifikat yang berguna bagi penilaian SKP.

Seluruh civitas akademik MAN 19 Jakarta berdoa agar siswa-siswi yang ikut dalam olimpiade biologi dan fisika di Fakultas MIPA UNJ tahun 2016 ini dapat lolos dalam babak penyisihan ini selanjutnya dapat ikut dalam babak semi-final. Amiin.

Ketika Para Siswa Sholat Jum’at Berjamaah, Para Siswi Lakukan Diskusi Keputrian

keputrian

Jakarta, 30/9-2016 (Humas MAN 19 Jakarta) Dalam rangka pembiasaan dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim, MAN 19 Jakarta mengadakan kegiatan sholat Jumat dan bagi putri diadakan kegiatan keputrian pada setiap zuhur di hari Jumat. Kegiatan sholat Jumat ini dilaksanakan di Masjid Al-Barkah MAN 19 Jakarta sementara keputrian dilaksanakan di tempat yang telah ditentukan. Jamaah sholat Jumat terdiri dari siswa-siswa dan guru MAN 19 Jakarta dan MTs.N 13 Jakarta dan sebagian warga di sekelilingnya. Para petugas khotib sholat Jumat adalah para guru MAN 19 Jakarta dan MTs.N 13 Jakarta. Sedangkan muadzin adalah dari siswa MAN 19 Jakarta dan Mts.N 13 Jakarta.

Kegiatan pembiasaan siswi MAN 19 Jakarta pada waktu zuhur di hari Jumat (keputrian) didampingi para guru agama dan BK dengan materi-materi tentang keputrian, keagamaan serta beberapa materi yang disampaikan oleh siswi-siswi MAN 19 Jakarta seperti kultum dan pembacaan sholawat Nabi yang telah ditentukan dan terjadwal. Kegiatan keputrian pada setiap zuhur hari Jumat ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2014 yang lalu. Awal dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka menertibkan anak agar tidak berkeliaran dan akhirnya diberikanlah kegiatan yang bermanfaat yang berhubungan dengan keputrian.

Kemenag Jaksel Lakukan Monitoring PKG dan SKP Ke MAN 19 Jakarta

kemenag-jaksel

Jakarta, 29/9-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Rabu, 28 September 2016, Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan melakukan monitoring SKP dan PKG di MAN 19 Jakarta. Pelaksanaan monitoring ini dilaksanakan di ruang Auditorium MAN 19 Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memonitor apakah guru dan karyawan MAN 19 sudah membuat SKP dan melaksanakan PKG pada 2 tahun terakhir yaitu tahun 2014 dan 2015 dan apakah pelaksanaannya sesuai dengan yang sudah direncanakan. Kegiatan monitoring ini didampingi ketua tim PKG yaitu Muhamad Bakir, kepala Tata Usaha MAN 19 Jakarta, wakil kepala madrasah dan staf tata usaha bidang kepegawaian.

Alhamdulillah kegiatan monitoring ini berjalan dengan lancar dan MAN 19 Jakarta sudah memiliki dokumen PKG dan SKP beserta dokumen atau bukti fisiknya. Untuk tahun 2016 ini diharapkan akan berjalan lebih baik lagi dan sesuai dengan rencana.

Penilaian Kinerja Guru (PKG) adalah sistem penilaian yang dirancang untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk kerjanya. Dasar pelaksanaan PKG adalah Permenpan Nomor 16 tahun 2009.
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru meliputi penilaian formatif dan sumatif. Dalam satu tahun pelajaran, sekurang-kurangnya pelaksanaan penilaian kinerja sebanyak dua kali yakni awal tahun pelajaran dan akhir tahun pelajaran. Artinya setiap semester guru akan dinilaikinerjanya.
Tujuan dan Fungsi PKG adalah :

  1. Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.
  2. Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun penilaian.

Jika demikian dapat disimpulkan, PKG titik beratnya adalah penilaian terhadap kompetensi guru dalam penerapan segala kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, bimbingan dan penilaian hasil pembelajaran serta pelaksanaan tugas tambahan yang sesuai dengan fungsi sekolah/madrasah. Fungsi PKG juga untuk menghitung angka kredit guru atas kinerja perencanaan, pelaksanaan, bimbingan dan evaluasi pembelajaran dalam satu tahun penilaian. Tujuan utama penilaian kinerja guru adalah untukmenguji kompetensidan untuk pengembangan profesi. Jika tujuan penilaian kinerja untuk menguji kompetensi guru maka penilainya adalah kepala sekolah, pengawas atau guru senior, untuk keperluan pengembangan profesi penilaian dapat dilakukan oleh rekan sejawat, siswa, atau penilaian diri (self evaluation).
Sedangkan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) adalah sub sistem dalam penilaian prestasi kerja PNS. Dalam sistem penilaian prestasi kerja, setiap Pegawai Negeri Sipil wajib menyusun SKP sebagai rancangan pelaksanaanKegiatan Tugas Jabatan, yang disusun berdasarkan tanggungjawab dan wewenangnya, yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur dan tata kerja organisasi.
Dasar pelaksanaan penyusunan SKP adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011 dengan petunjuk operasionalnya Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013. Kewajiban Menyusun SKP bagi PNS mulai berlaku sejak 1 Januari 2014.

Perkenalkan Bahaya HIV dan IMS, Man 19 Jakarta Bekerja Sama dengan Tim PKPR Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan Adakan Penyuluhan

hiv

 

(Humas MAN 19 Jakarta)Senin, 25 September 2016, MAN 19 Jakarta bekerja sama dengan Tim PKPR ( Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan memberikan penyuluhan tentang bahaya HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan IMS ( Infeksi Menular Seksual) kepada 25 siswa-siswi MAN 19 Jakarta yang merupakan perwakilan dari kelas X, XI dan XII. Kegiatan ini dihadiri oleh para wakil dan Pembina OSIS serta dibuka oleh kepala Madrasah Aliyah Negeri 19 Jakarta, Dr. Mohammad Yasin, M.Pd. Dalam sambutannya kepala madrasah mengharapkan agar siswa-siswi yang mengikuti acara penyuluhan ini dapat menyampaikan informasi yang diterima kepada siswa lainnya karena informasi ini sangat penting demi masa depan siswa-siswi itu sendiri, agama dan bangsa.

Penyuluhan Bahaya HIV& AIDS dan IMS ini merupakan salah satu kegiatan dari PKPR Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan dalam rangka memperkenalkan sedini mungkin bahaya HIV&AIDS dan IMS terhadap siswa-siswi pada sekolah/madrasah di lingkungan Pesanggrahan Jakarta Selatan mulai dari tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. PKPR tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga memberikan pelayanan konseling kepada remaja yang datang ke puskesmas.

Materi yang diberikan dalam penyuluhan ini yaitu kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang remaja dengan narasumber dr.Fatimah Sari Ismayani. Pada kesempatan ini siswa-siswi MAN 19 Jakarta diperkenalkan tentang ciri-ciri remaja, baik dari segi perubahan secara fisik dan psikis ( mental) yang dialami para remaja, perilaku seksual remaja serta dampak seks bebas terhadap fisik dan psikologis remaja. Menjaga dan merawat organ reproduksi itu sangat penting agar terhindar dari bahaya HIV dan IMS.

Mengapa remaja perlu mendapatkan pengetahuan IMS? Menurut narasumber hal ini disebabkan karena remaja dianggap belum cukup memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang pemeliharaan kesehatan reproduksi dan angka penularan IMS yang cukup tinggi terhadap remaja. Penyebabnya ada beberapa faktor yaitu minimnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas yang komprehensip, kontrol keluarga dan masyarakat yang cendrung semakin rendah, semakin terbukanya akses informasi mengenai seksualitas termasuk pornografi dari mass media dan internet serta perasaan bahwa dirinya tidak mungkin terjangkit penyakit apapun. Disamping itu tidak sedikit masyarakat yang masih belum menerima kehadiran pendidikan seksualitas bagi keluarga sehingga anak remaja cendrung untuk mencari informasi kepada teman atau media yang justru tidak mendidik.

Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan siswa-siswi MAN 19 Jakarta dapat memahami bahaya HIV/AIDS &IMS serta dampak dari penyakit tersebut dengan cara memelihara diri dan menjauhkan dari dari perbuatan yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit HIV/AIDS dan IMS. Peran agama dan orang tua serta partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam rangka mewujudkan remaja yang sehat secara fisik dan psikis atau mental. Remaja adalah harapan orang tua dan bangsa. Di tangan remajalah masa depan bangsa dan Negara

Halal Road to School pada MAN 19 Jakarta

halal-road-to

Jakarta,(Humas MAN 19 Jakarta) — Sudah yakinkah makanan yang kita makan Halal? Bagaimanakah mengenali tanda Halal? Apakah syarat makanan Halal?

Sertifikat halal adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat islam. Sertifikat halal ini merupakan syarat untuk pencantuman label halal.

Makanan halal adalah makanan yang memiliki syarat-syarat seperti proses, zat, penyimpanannya, pengangkutannya, penyajiannya, dan cara memperolehnya halal. Untuk mengenali makanan halal atau tidak kadang-kadang sulit. Hampir tidak dapat dikenali.

Ktiteria suatu produk makanan yang memenuhi syarat kehalalan adalah tidak mengandung babi dan bahan yang berasal dari babi. Tidak mengandung bahan-bahan yang diharamkan, seperti bahan-bahan yang berasal dari organ manusia, darah, kotoran-kotoran dan lain sebagainya. Semua bahan berasal dari hewan halal yang disembelih menurut syariat Islam. Semua tempat penyimpanan, tempat penjualan, pengolahan, tempat pengolahan dan transportasinya tidak boleh digunakan untuk babi. Dan, semua makanan dan minuman yang tidak mengandung khamar (minuman beralkohol).

Dasar produk Halal sudah jelas dinyatakan dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 168. Sedangkan menurut Hukum Negara terdapat dalam UUD no. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Dewasa ini seringkali pelaku pasar tidak jujur atau curang. Seringkali daging yang haram dicampur dengan yang halal. Oleh karena itulah dalam rangka membekali pengetahuan siswa madrasah tentang makanan halal dan bagaimana kelak kalau mereka menjadi pengusaha harus menjadi pengusaha yang jujur, pada Kamis (8/9) siswa-siswi MAN 19 Jakarta mendapat sosialisasi tentang produk Halal dari Kantor Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Bidang Urusan Agama Islam. Materi sosialisasi disampaikan oleh Drs. H. Romlan, I, MM.

Siswa-siswi MAN 19 Jakarta sangat antusias dan serius mengikuti acara tersebut. Terbukti setelah selesai sosialisasi, ada sesi tanya jawab. Karena terbatasnya waktu, hanya 3 (tiga) orang siswa yang diberi kesempatan menjawab dan satu orang guru.

Dengan adanya sosialisasi produk halal ini diharapkan siswa-siswi MAN 19 Jakarta akan berhati-hati untuk mengkonsumsi makanan, terutama ketika masuk restoran yang ada di hotel. Mereka harus yakin makanan yang dibuat adalah makanan yang dibuat orang Islam yang benar-benar menjalankan syariat Islam dengan baik.