Apa Materi Pengajian Rutin Hari Jumat di MAN 19 Hari Ini?

Apa Materi Pengajian Rutin Hari Jumat di MAN 19 Hari Ini?

Jakarta, 21/10-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Jumat, 21 Oktober 2016, MAN 19 Jakarta melaksanakan kegiatan  pengajian rutin yang dilaksanakan pada setiap hari Jumat pagi pukul 06.30 s.d 07.15 WIB. Kegiatan ini mulai dilaksanakan  pada tanggal 7 Oktober 2016 yang dihadiri oleh seluruh siswa-siswi MAN 19 Jakarta berjumlah 712 orang dan seluruh guru dan karyawan MAN 19 Jakarta.Continue reading

Tingkatkan SDM Guru, Man 19 Jakarta Lakukan Bimbingan Rutin Penulisan PTK

Tingkatkan SDM Guru, Man 19 Jakarta Lakukan Bimbingan Rutin Penulisan PTK

Jakarta, 18/10-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Dalam rangka meningkatkan SDM guru, MAN 19 Jakarta melaksanakan kegiatan bimbingan rutin penulisan Penilaian Tindakan Kelas (PTK).  Kegiatan ini bertujuan dalam rangka membantu dan memberikan bimbingan teknis  kepada  para guru bagaimana menulis PTK dengan baik. Banyak para guru merasa enggan menulis PTK ini karena menganggap penulisan PTK ini sulit.  Padahal laporan PTK secara tertulis sangat bermanfaat bagi  para guru karena PTK bisa dijadikan bukti fisik guru telah membuat karya tulis ilmiah. Karya ilmiah ini dapat digunakan guru untuk berbagai keperluan seperti kenaikan pangkat/golongan, mengikuti lomba guru berprestasi, lomba kreativitas guru, dan lain sebagaianya. Jika guru terbiasa melaksanakan penelitian secara mandiri untuk memecahkan persoalan pembelajaran yang dijalankannya. Pada gilirannya nanti guru akan menjadi pemecah masalah pembelajaran yang handal sehingga layak bergelar guru professional. Selain itu PTK dapat memperbaiki kualitas proses maupun hasil pembelajaran. Lazimnya, proses yang berkualitas akan mengantarkan guru pada hasil yang berkualitas pula.

            Kegiatan perdana dari  kegiatan bimbingan penulisan PTK ini diawali dengan memberikan materi terkait dengan cara bagaimana membuat proposal PTK, misalnya format  PTK dan tahapan penyusunan PTK. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru MAN 19 Jakarta pada hari Selasa, tanggal 18 Oktober 2016 yang diikuti oleh para wakil dan ketua tim PKB MAN 19 Jakarta yang nantinya materi ini akan disosialisasikan kepada seluruh guru (khususnya PNS). Prof. H. Imron Abdus Syukur, sebagai narasumber dalam bimbingan ini , menyampaikan agar para guru membuat   proposal dan mengkonsultasikannya melalui email dan selanjutnya akan  ada bimbingan lanjutan paling tidak 1 kali sebulan.

            Dengan adanya bimbingan penulisan PTK secara rutin ini diharapkan para guru MAN 19 Jakarta akan terbantu dan tidak merasa kesulitan dalam menyusunnya. Kemauan dan penggunaan waktu sebaik mungkin (paling tidak setengah jam setiap harinya), Insya Allah dalam waktu  1 bulan proposal PTK akan selesai dan nanti akan diseminarkan secara intern (diantara guru-guru MAN 19 ). Selesai proposal, tahapan selanjutnya yaitu pelaksanaan PTK. Mudah-mudahan bimbingan ini akan benar-benar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Amiin

 

 

Bekali Pengetahuan Agama, MAN 19 Jakarta Gelar Kajian Rutin Kitab Kuning Jumat Pagi

Bekali Pengetahuan Agama, MAN 19 Jakarta Gelar Kajian Rutin Kitab Kuning Jumat Pagi

Jakarta, 7/10-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Dalam rangka mengambil pelajaran atau mencontoh tindakan /perbuatan dan pola pikir para orang-orang suci untuk mendapatkan kasih saying Allah seutuhnya dunia dan akhirat juga keberkahan hidup, MAN 19 Jakarta menggelar kegiatan “Kajiam Rutin Jumat Pagi Bagi Siswa, Guru, dan Karyawan MAN 19 Jakarta. Kegiatan hari Jumat pagi ini baru dicanangkan pagi ini hari Jumat, tanggal 7 Oktober 2016.

            Pukul 06.30 pagi di hari Jumat, seluruh siswa, guru, dan karyawan MAN 19 Jakarta sudah berkumpul di lapangan MAN 19 Jakarta diawali dengan pembacaan sholawat Nabi yang dilantunkan oleh siswa-siswa MAN 19 Jakarta. Tepat pukul 06.40  kepala madrasah, DR.Mohammad Yasin, M.Pd,  siap memberikan kajian Kitab dengan judul “ Al-Usfuriyah”. Kitab tersebut berisi penjelasan hikayat dan hikmah para sufi.

            Kegiatan pengkajian kitab kuning semacam ini sudah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu, yaitu pada setiap hari Jumat setelah sholat Jumat dengan kitab “ Ukud Al-Lijain” untuk karyawan MAN 19 Jakarta, kajian Selasa malam dengan kitab “Ta’limul Mutaalim” untuk siswa-siswi kelas X, dan kajian Rabu malam dengan kitab yang sama untuk siswa-siswi kelas XI dan XII.

            Kepala madrasah berharap dengan adanya kajian kitab kuning semacam ini, warga MAN 19 Jakarta akan bertambah pengetahuan agamanya dan  termotivasi untuk selalu menjadi manusia yang lebih baik dalam rangka mencapai keridhaan Allah untuk memperoleh  kebahagiaan dunia dan akhirat.

Bangun Motivasi Guru dan Karyawan, MAN 19 Jakarta Gelar Motivation Training Jakarta, 10/10-2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Bekerja sama dengan MKD Training, MAN 19 Jakarta Gelar Motivation Training Bagi Guru dan Karyawan MAN 19 Jakarta

Suasana Kegiatan Motivation Training di Ruang Auditorium MAN 19 Jakarta

Kamis, 6 Oktober 2016, MAN 19 Jakarta mengadakan kegiatan Motivation Training kepada guru dan karyawan yang berjumlah 62 orang. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Pattidarma MKD Training pimpinan Jay Kresna.

            Acara Motivation Training ini dibuka oleh kepala madrasah, Dr. Mohamad Yasin, M.Pd. Dalam sambutannya kepala madrasah berharap agar seluruh peserta terbangun motivasinya, baik motivasi internal dan eksternal. Motivasi eksternal diperlukan dalam rangka menambah motivasi internal dan menyempurnakan motivasi yang dimiliki.  Beliau juga berharap dengan adanya kegiatan motivation training ini para guru dan karyawan MAN 19 Jakarta dapat lebih mengedepankan kebersamaan langkah dalam rangka terwujudnya visi-misi Departemen Agama mencapai Ridha Allah dalam membimbing siswa-siswi madrasah.

            Kegiatan ini berlangsung selama 3 jam. Para peserta mengikuti acara ini dengan serius dan santai. Mudah-mudahan dengan adanya motivation training ini, guru dan karyawan terbangun motivasinya sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsinya semaksimal mungkin dalam rangka mewujudkan madrasah yang lebih baik.

            Pattidarma MKD Training  merupakan lembaga training yg KOMPETEN dalam memberikan berbagai training dg didukung oleh Motivator Internasional yang disampaikan oleh Jay Kresna. Dalam training motivasi ini disampaikan bahwa hidup  terdiri dari 3 unsur  yang harus disikapi yaitu :  syukuri, nikmati dan jalani. Tiga  tip untuk menjalani hidup ini agar menjadi orang yang sukses, yaitu : doa, sedekah, dan berbakti kepada orang tua. Semua manusia pada dasarnya telah menjadi pemenang semenjak dirinya dilahirkan ke dunia oleh ibunya. Ada 13 kunci rahasia untuk menjadi pemenang atau meraih kesuksesan menurut Jay, yaitu : 1) tanamkan niat dan niat itu motivasi, 2) focus pikiran, sukses itu persepsi, 3) tentukan target (impian) apa yang akan dicapai, 4) rumuskan arah dengan berfikir taktis dan sistematik, 5) bentuk tim handal dan solid, 7) investasikan ilmu, 8) berani dan kreatif, 9) kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, 10) nikmati tahapan kegagalan (berani gagal karena kegagalan adalah anugrah dan tergantung mindset, 11) disiplin dan konsisten (sukses itu berasal dari disiplin dan pentingnya konsistensi,  12) tanggap hadapi tantangan, 13) syukuri nikmat.

Ekskul Marawis MAN 19 Jakarta, Raih Piala Bergilir Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI Pada Lomba di SMA 46 Tingkat SMA Sederajat Se-Jabodetabek

Ekskul Marawis MAN 19 Jakarta, Raih Piala Bergilir Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI Pada Lomba di SMA 46 Tingkat SMA Sederajat Se-Jabodetabek

Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, Ekskul Marawis MAN 19 Jakarta meraih Juara I dari 13 SMA/SMK yang ikut serta pada Lomba yang diadakan oleh SMA 46 Jakarta . Lomba Marawis tersebut diadakan dalam rangka Milad SMA 46 Jakarta Selatan Tingkat SMA Se-Jabodetabek yang diadakan pada tanggal 24 September 2016.  Juara 1 mendapatkan Piala Juara I dan  Piala Bergilir Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI .

            Tim Marawis MAN 19 Jakarta sudah mengukir beberapa prestasi, diantaranya :

  1. Juara I di Universitas Mercubiana Jakarta dalam rangka Milad tahun 2014
  2. Juara II di UIN tahun 2014
  3. Juara I di SMA 90 tahun 2014
  4. Harapan I di SMK TGI Jakarta tahun 2015
  5. Juara III di STIE tahun 2015

Pada acara penyerahan piala dari ketua Tim Marawis kepada Kepala MAN 19 Jakarta, DR. Mohammad Yasin, M.Pd mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Marawis MAN 19 Jakarta karena sudah membawa nama baik madrasah. Kepala Madrasah menyampaikan bahwa  prestasi ini dapat mengurangi point bagi siswa yang sudah mendapatkan point pelanggaran sebanyak 30 point dan bagi siswa yang tidak punya point pelanggaran akan mendapat cadangan point prestasi sebanyak 10 point.

Kepala madrasah juga selalu memberi motivasi agar siswa-siswi MAN 19 Jakarta (ekskul lainnya ) agar selalu berusaha untuk meraih prestasi dengan selalu meningkatkan kompetensinya pada bidangnya masing-masing dalam rangka mewujudkan madrasah yang lebih baik dan lebih baik madrasah untuk menuju madrasah yang berprestasi.

Bekali Siswa –Siswi Etika Menuntut Ilmu Yang Baik dan Benar Menurut Islam, MAN 19 Jakarta Mengadakan Pengkajian Kitab Kuning

Pengajian Selasa Malam di Masjid Al-Barkah MAN 19 Jakarta

Jakarta, 12 Agustus 2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Dalam rangka membekali siswa untuk memahami etika atau tatacara menuntut ilmu yang baik dan benar berdasarkan Islam agar menghasilkan ilmu yang bermanfaat, MAN 19 Jakarta mengadakan pengajian rutin yang dilaksanakan pada setiap hari Selasa malam (malam Rabu) untuk siswa –siswi kelas X  dan Kamis malam (malam Jumat) untuk siswa-siswi kelas XI dan XII. Kitab yang dikaji adalah Ta’limul Muta’alim yang dipimpin langsung oleh kepala MA.Negeri 19 Jakarta, Mohammad Yasin, M.Pd.

Kitab Ta’limul Muta’alim dikarang oleh Syekh Az-Zarnuji, merupakan kitab wajib diajarkan di pondok pesantren berbasis salafi dan modern, dan merupakan  kitab dan acuan sekaligus bimbingan bagi seorang penuntut ilmu agar mendapatkan ilmu yang bermamfaat bagi dirinya pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, sebagai mana kitab suci Al-Quran dan Al-Hadist sebagai pedoman bagi umat islam.

            Pengajian rutin ini dilaksanakan karena melihat perkembangan siswa sekarang ini sangat memprihatinkan, khususnya pada tingkat pendidikan menengah, Banyak permasalahan internal yang tumbuh di suatu lembaga  pendidikan, seperti terjadinya konflik antara murid/siswa dan guru. Murid/siswa benci atau tidak suka kepada guru karena mata pelajaran yang sulit atau gurunya yang killer. Seperti kasus yang baru saja terjadi menimpa seorang Guru SMAN 2  yang bernama Dasrul dilaporkan mengalami pemukulan oleh Adnan Ahmad, orang tua siswa yang tidak terima dengan cara Dasrul mendisplinkan anaknya di sekolah atau masih banyak kasus lainnya. Hal ini terjadi karena kurang pahamnya atau tidak tahunya siswa bagaimana etika atau adab dalam menuntut ilmu atau belajar yang baik menurut Islam.

            Dalam kajian kitab ini, disamping memahami makna secara hatfiyah siswa juga dapat memahami isi kajiannya dari segi qowaid. Dalam hal ini materi pembelajaran diberikan secara terintegrasi dan diharapkan dapat membantu siswa memahami kitab-kitab yang dipelajari di kelas terutama pelajaran bahasa Arab.

            Harapan kepala MAN 19 Jakarta dengan adanya kegiatan pengkajiam kitab kuning secara rutin ini diharapkan siswa-siswi MAN 19 Jakarta akan memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang adab atau etika/tata cara  yang baik menurut Islam dan pada akhirnya ilmu yang didapat siswa akan bermanfaat di dunia dan akhirat. Amiin.

Halal Bihalal MAN 19 Jakarta

Acara Halal Bihalal Warga MAN 19 Jakarta Tahun 2016/1436 H

Jakarta, 29 Juli 2016 (Humas MAN 19 Jakarta)

Bagi masyarakat Indonesia, Idul Fitri dan Halal bi Halal bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan; saling berkelit kelindan mempercantik nuansa masing-masing. Hari Raya Idul Fitri merupakan perayaan tahunan yang sifatnya syar’i, dalam artian bahwa eksistensinya memang ditetapkan oleh syariat. Lain halnya dengan Halal bi Halal yang status syar’i-nya masih debatable di kalangan ulama, karena ia merupakan produk asli Indonesia baik sisi penamaannya maupun cara pelaksanaannya.
            Ada sementara kalangan yang enggan menamainya dengan istilah Halal bi Halal, dikarenakan menurut mereka, istilah itu secara gramatika Bahasa Arab tidak benar. Bahkan ada sementara kalangan yang menentang kegiatan ini apabila isinya adalah kegiatan saling memafkan, dengan alasan bahwa mengkhususkan maaf hanya pada Hari Raya Idul Fitri itu tidak dibenarkan secara syariat (bid’ah). 
Namun demikian, semuanya menyadari bahwa tujuan Halal bi Halal adalah mengharmoniskan hubungan kekerabatan.
             Saling memaafkan dan menyambung tali silaturrahmi merupakan ajaran luhur dalam Islam. Setiap saat kaum Muslim harus mengindahkan ajaran ini tanpa memandang hari dan momen tertentu. Jadi tidak terbatas saat Idul Fitri saja. Bahkan secara tegas Allah Swt. akan melaknat orang yang memutuskan tali persaudaraan (QS. Muhammad: 22-23). Rasulullah juga menyabdakan yang artinya, “Tidak ada dosa yang pelakunya lebih layak untuk disegerakan hukumannya di dunia dan di akhirat daripada berbuat zalim dan memutuskan tali persaudaraan” (HR. Ahmad dan al-Tirmidzi).
Betapa pentingnya memelihara hubungan persaudaraan agar tidak kusut, sampai-sampai Allah dan Rasul-Nya menegaskan laknat besar sebagai ganjaran bagi pemutus tali silaturrahmi. Bahkan urgensitasnya tampak begitu jelas manakala memelihara silaturrahmi ini dikaitkan dengan keimanan seorang Muslim. Seperti dalam hadits, “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka sambunglah tali silaturrahmi ” (HR. Al-Bukhari). Kegiatan ini juga sangat banyak nilai positifnya bagi kehidupan duniawi. Rasulullah menyabdakan, “Siapa saja yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan pengaruhnya, maka sambunglah tali persaudaraan” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). 
            Pada hari Rabu, tanggal 27 Juli 2016, MAN 19 Jakarta mengadakan acara Halal bi Halal di ruang Auditorium yang dihadiri oleh Kepala Madrasah, ka. Tata Usaha dan seluruh guru serta karyawan MAN 19 Jakarta. Walaupun terkesan terlambat, MAN 19 Jakarta tidak ingin melewatkan acara ini. Dalam sambutannya kepala MAN 19 Jakarta, Mohammad Yasin mengharapkan dengan Halal bi Halal   warga MAN 19 Jakarta  menjadi manusia yang lebih baik, jangan mudah marah, dan mudah memaafkan orang lain. Sedangkan hikmah Halal bi Halal disampaikan oleh 2 (dua) orang guru agama yaitu H. Fasyani Hatta dan H. Ahmad Anshori. Acara Halal bi Halal diakhiri dengan mushafahah.